Resume Psikologi Pendidikan "MOTIVASI"

di blog hari ini, saya ingin membahas tentang " motivasi ".
sebelumnya, anda pasti sudah pernah mendengar kata kata motivasi. anda dapat menemukan quotes quotes yang berisi tentang motivasi di internet.
bahkan, saya juga yakin kalian semua pasti memiliki motivasi dalam hidup.

nah, apa itu motivasi?

motivasi adalah suatu perlakuan atau perbuatan yang memberi dampak positif seperti semangat, arah, dan kegigihan dalam perilaku.artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah dan bertahan lama. Motivasi memiliki aspek aspek penting dalam hidup dan merupakan prinsip utama dapi Psikologi Learned Center. 

terdapat beberapa perspektif dalam motivasi :
  1. Perspektif Behavioral
  2. Perspektif Humanistis
  3. Perspektif Kognitif
  4. Perspektif Sosial
Perspektif Behavioral 

menekan pada imbalan dan hukuman eksternal sebagai kunci dalam menentukan motivasi seseorang.kemudian motivasi tersebut dijadikan sebagai kunci dari insentif eksternal. insentif disini adalah peristiwa atau stimuli positif atau negatif yang dapat memotivasi setiap perilaku seseorang yang dapat memberi minat atau kesenangan pada setiap pelajaran dan mengarah pada perhatian yang tepat dan menjauhkan dari perilaku yang tidak tepat.

Perspektif Humanistis

menekan pada kapasitas atau kemampuan seseorang dalam mengembangkan kepribadian mereka , kebebasan dalam memilih nasib mereka, dan kualitas positif . perspektif ini berkaitan dengan pandangan Abraham Maslow yang mengatakan bahwa kepuasan dasar tertentu harus dipuaskan dahulu sebelum memuaskan kebutuhan yang lebih tinggi. kebutuhan dasar tersebut ialah secara berurutan fisiologis, keamanan, cinta dan rasa memiliki, harga diri, dan aktualisasi diri.

  • kebutuhan fisiologis berupa rasa lapar, haus, dan tidur.
  • keamanan berupa bertahan hidup, perlindungan dari perang dan kejahatan.
  • cinta dan rasa memiliki berupa keamanan, kasih sayang, perhatian dari orang lain.
  • harga diri berupa menghargai diri sendiri.
  • aktualisasi diri berupa realisasi potensi diri. dan aktualisasi diri merupakan kebutuhan paling tinggi dan paling sulit. yang tak lain merupakan motivasi untuk mengembangkan potensi diri seutuhnya sebagai manusia.
Perspektif Kognitif 

menekan pada pemikiran seseorang yang akan memandu jalannya motivasi mereka. terdapat minat yang besar yang berfokus pada ide ide seperti motivasi internal untuk mencapai sesuatu, atribusi mereka, dan keyakinan mereka bahwa mereka dapat mengontrol lingkungan mereka secara efektif. perspektif ini mengacu pada penentuan tujuan, perencanaan dan monitoring kemajuan menuju suatu tujuan.

Perspekstif kognitif berpemdapat bahwa  tekanan eksternal seharusnya tidak dilebih-lebihkan karena ini merekomendasikan agar seseorang diberi lebih banyak kesempatan dan rasa tanggung jawab untuk mengontrol hasil prestasi diri mereka.

Perspektif kognitif memiliki konsep yaitu motivaasi kompetensi yang adalah ide bahwa orang termotivasi untuk menghadapi lingkungan mereka secara lebih efektif, menguasai dunianya, dan memproses informasi lebih efisien karena seseorang melakukan sesuatu bukan hanya karena kebutuhan biologis , tetapi karena mereka punya motivasi internal untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Perspektif Sosial

Perspektif sosial memiliki kebutuhan afiliasi atau keterhubungan yang adalah motif untuk berhubungan dengan orang lain yang ada disekitarnya dengan aman. tetapi ini membutuhkan suatu proses pembentukan, pemeliharaan , dan pemulihan hubungan personal yang hangat dan akrab. kebutuhan afiliasi ini tercermin dalam motivasi mereka untuk menghabiskan waktu bersama teman, kawan dekat, keterikatan mereka dengan orang tua, dan keinginan untuk menjalin hubungan yang positif dengan guru.

semua orang yang punya hubungan yang penuh perhatian dan suportif biasanya memiliki sikap akademik yang positif. salah satu hal yang terpenting dalam motivasi adalah persepsi mereka mengenai apakah hubungan mereka dengan guru bersifat positif atau negatif.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Neuropsikologi I : Neuron

Hasil Observasi ke SMA Eria Medan

Implikasi Tahap Tahap Perkembangan Anak Terhadap Pendidikan